Tampilkan postingan dengan label Kabar Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Politik. Tampilkan semua postingan

10 Konspirasi dunia Paling Rahasia yang dibocorkan Wikileaks

10 Konspirasi dunia Paling Rahasia yang dibocorkan Wikileaks
Kalian sudah tahu tentang kasus Wikileaks kan? Itu lho kasus pembuplikasian dokumen rahasia Amerika serikat di khalayak lewat internet melalui situs Wikileaks. Ternyata selain dokumen-dokumen rahasia milik Amerika serikat, Wikileaks ternyata juga menyimpan data konspirasi-konspirasi dunia yang sangat rahasia lho. Setelah diterbitkan oleh Wikileaks, konspirasi ini menjadi terkenal dan bukan menjadui sebuah rahasia lagi.
Berikut ini adalah 10 konspirasi dunia paling menghebohkan yang dibocorkan oleh Wikileaks :
1. Proyek Nuklir Iran

Seperti yang telah banyak kita ketahui, ternyata banyak sekali para pemimpin negara-negara timur tengah yang khawatir dengan proyek mega besar milik negara bekas Persia tersebut. Bahkan Raja Saudi Arabia king Abdullah secara rahasia telah berdiplomasi dengan pemerintah Amerika serikat untuk untuk menyelesaikan masalah nuklir ini. Nuklir, kau memang penuh pesona.
2. Politik Diplomat Amerika untuk memusuhi para pemimpin dunia

Dalam beberapa forum dunia dikemukakan bagaimana perlakuan para diplomat amerika dalam menyerukan suaranya terkait dengan figur tokoh-tokoh dunia. suara para diplomat ini seolah-olah ingin sekali memusuhi para tokoh penting dunia. Sudah banyaks ekali pemimpin dunia yang secara tegas telah disindir oleh para diplomat Amerika seperti presiden sarcozy, Silvio Berlusconi, hingga Moamar Gadhafi.
3. Penyitaan HEU (Uranium) milik Pakistan oleh Amerika serikat

Seolah mengulangi langkah yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Iran, Amerika serikat seolah takut dengan apa yang namanya Nuklir (tentunya yang bukan milik sekutunya). hal ini terbukti dengan adanya upaya penyitaan Uranium milik Pakistan oleh Amerika serikat dengan dalil keamanan dunia serta dengan “menyewa” forum Nuclear security Summit di Washington beberapa eaktu yang lalu. Berani apa Takut?
4. Pertukaran Tahanan Penjara Guantanamo

Sebagai penjara dengan tingkat level pengamanan yang masksimum dan juga terkenal dengan “Kekejamanya” (menurut banyak pihak). Pemrrintah Amerika serikat berusaha meyakinkan pada negara-negara dunia bahwa kini Amerika sudah berbenah dan sudah bisa memperlakukan tahanan dengan baik. hal ini dilakukan dengan cara propaganda ringan pertukaran tahanan Slovenia dan Kiribati dengan Tahanan dari Guantanamo. kalo Gayus masuk Guantanamo, mungkin udah Kurus badanya (Dan tentunya ga bisa liat Tenis di Bali, hehehe).
5. Dugaan Korupsi Ahmed Zia Massoud, Wakil Presiden Afghanistan

Dalam salah satu Channel Wikileaks, tersebar tuduhan kepada wakil presiden Afghanistan dalm dugaan kasus korupsi. Wakil presiden ini diduga menggelapkan uang sebesar $52.000.000 dalam kunjunganya ke Uni Emirat Arab. Arab kok korupsi, Apa kata Dunia?
6. Trio Aliansi China, Amerika serikat, dan Korea Selatan

Walaupun dalam perjanjinya 3 aliansi ini menggunakan label bisis dan trading ekonomi, namun tak dapat dipungkiri bahwa ada kasus terselubung yang akan diselesaikan oleh 3 aliansi ini. besar kemungkinanya adalah kasus nuklir yang sedang dikembangkan di Korea Utara. Kok seperti mengenang era Triple Entente ya ?
7. Dukungan Tentara Suriah pada Hizbullah

Walaupun Presiden Suriah Bashar Al-Assad sudah bersumpah untuk menghentikan bantuan kepada Hizbullah, nmaun nyatanya masih tetap ada celah pasokan senjata yang diberikan oleh Suriah kepada Hizbullah. Tapi belum jelas pihak mana yang berdiri di belakang pemasokan senjata ini. hayo, mana yang benar?
8. Mata-mata Hillary Clinton

Hillary Clinton disebut-sebut telah mengirimkan banyak mata-mata untuk menyelidiki negara-negara prospek seperti Iran, Rusia, Pakistan dan Korea. Termasuk dengan proses terpilihnya Ban Ki Moon sebagai Jenderal besar PBB. Hati-Hati, barangkali Blog ini juga dimata-matai oleh Hillary Clinton. hahahaha.
9. Qatar enggan terlibat dalam proses pemberantasan Terorris

Entah karena wilayahnya jarang terlibat dengan kasus teror atau memang pendirian Qatar yang dibilang “Au Ah Gelap”, Nyatanya dalam berbagai forum dunia, Qatar terlihat enggan dan kurang antusis dalam pembahasan pemberantasan Teroris di seluruh dunia. Cuek nih ceritanya!
10. Persahabatan Putin dan Berlusconi

Si Presiden Italia yang juga Pemilik Klub Ac Milan, Silvio berlusconi digadang-gadang memiliki persahabatan yang erat. Konon persahabatan ini hanya sebatas pertukaran Hadiah, namun ternyata menurut banyak sumber sudah mencakup area politik yang luas yang mempengaruhi Rusia dan Italia. Hayo, ketahuan nih yeehh [ via serbasepuluh]

Indoleaks = Wikileaks versi Indonesia

Indoleaks = Wikileaks versi Indonesia
Wikileaks memang menjadi salah satu situs yang paling fenomenal belakangan ini. Situs yang didesain untuk membocorkan dokumen-dokumen rahasia dalam diplomasi antarnegara ini memang dinilai sebagai ancaman bagi negara-negara adikuasa. Wikileaks terus-menerus ditekan. Dan bagi mereka yang selama ini memiliki idealisme tentang dunia maya yang bebas sensor dan transparan, Wikileaks menjadi tonggak perjuangan untuk dipertahankan. Yang kita dapatkan? Sebuah Perang Cyber yang mulai desktruktif.
Wikileaks memang pernah beberapa kali berjanji akan membocorkan dokumen rahasia yang terkait dengan hubungan Amerika Serikat dan Indonesia, namun belum pernah terealisasi. Dan sebuah situs lokal memperpanas situasi ini, meluncurkan IndoLeaks, sebuah situs yang diklaim akan membocorkan rahasia kasus-kasus besar di dalam Indonesia sendiri. Dan tagline mereka mengandung pesan sederhana namun kuat, “Sebab Informasi adalah Hak Asasi”, seperti mereka yang selama ini mendukung Wikileaks.
Indoleaks sendiri sudah memuat beberapa tulisan dan file yang diklaim sebagai dokumen rahasia dari berbagai kejadian penting di Indonesia dan bahkan beberapa diantaranya dapat diunduh. Saya sempat memperhatikan tulisan mengenai Tim Pencari Fakta Munir dan MOU Microsoft – Indonesia yang beredar di sana. Sumber informasi situs ini? Mereka yang selama ini dipercaya memiliki dokumen-dokumen ini dan mengirimkannya sendiri kepada IndoLeaks melalui email. IndoLeaks menjamin kerahasiaan identitas pengirim dan hanya akan merilis dokumen-dokumen yang memiliki kepentingan publik.
Jika situs seperti ini sudah terbuka lebar untuk wilayah publik, menjadi wilayah Anda sebagai pengguna untuk menentukan apakah Anda percaya atau tidak terhadap setiap dokumen yang dirils di situs ini. Karena memang tidak ada indikator yang secara absolut menyatakan bahwa semua dokumen ini adalah asli adanya, dan tidak ada pula indikator yang menyatakan situs ini pembohong. Yang saya harapkan adalah situs ini menjaga konsistensi sikapnya dan bukan sekedar sebagai ajang ikut-ikutan belaka. Kebijaksanaan akan menjadi kunci yang penting. Bagi Anda yang tertarik, Anda bisa mengunjungi situs ini di sini. [via Jagat review]

Serang Malaysia, RI Bisa Dikeroyok 4 Negara

Serang Malaysia, RI Bisa Dikeroyok 4 Negara
Elin Yunita Kristanti | Rabu, 1 September 2010,
14:51 WIB
VIVAnews -- Perang dengan Malaysia, itu
bukan pilihan bijak. Seperti dikatakan Ketua DPR
Marzuki Alie. Dia meminta masyarakat Indonesia
untuk tidak terprovokasi.
Masalah Malaysia, kata Marzuki, harus diselesaikan
dengan cara damai. Perang sama sekali tidak ada
gunanya. "Menegakkan harga diri tidak hanya
dengan perang," kata Marzuki Alie di Gedung
DPR, Jakarta, Rabu 1 September 2010.
Senada, Peneliti Puslit Kemasyarakatan dan
Kebudayaan (PMB) LIPI dan The Indonesian
Institute, Jaleswari Pramodhawardani
mengatakan, kedua belah pihak akan sama-sama
menderita jika perang jadi jawaban.
Jaleswari juga mengingatkan, warga Indonesia
bisa saja bermodalkan semangat berkobar. Tapi
kita juga harus realistis. Malaysia adalah anggota
aliansi Five Power Defence Arrangements (FPDA)
bersama dengan Singapura, Selandia Baru,
Australia, dan Inggris.
"Jika Malaysia mengaktifkan klausul serangan
terhadap satu negara anggota akan merupakan
serangan terhadap anggota aliansi lainnya, maka
kita bisa dikeroyok empat negara lainnya," kata
Jaleswari.
Jangan lupa juga, Inggris adalah anggota pakta
pertahanan Atlantik Utara (NATO), yang juga
punya klausul sama.
Berikut petikan wawancara VIVAnews dengan
Jaleswari Pramodhawardani:
Jika perang terjadi, apa untung ruginya
untuk Indonesia?
Untuk menuju perang tidak mudah. Selain kedua
negara memiliki hubungan strategis di Asean,
kedua kepala negara tidak berminat untuk
mencari solusi itu -- jika mengamati statemen
keduanya di media.
Urusan perang juga tidak mudah kedua belah
pihak akan sama-sama menderita
Walaupun teknologi persenjataan Malaysia lebih
modern dan banyak,
tapi untuk menang perang tidak hanya ditentukan
oleh teknologi dan jumlah alutsista. Masih banyak
elemen yang menentukan kemenangan perang,
seperti kepemimpinan, strategi, jumlah pasukan,
dan kondisi psikologis prajurit.
Bagaimana perimbangan kekuatan dua
negara, juga melihat bahwa Malaysia
terikat dengan FPDA?
Kita boleh modal semangat berkobar melawan
Malaysia, tapi jangan lupa, musuh kita tidaklah
Malaysia saja. Malaysia memiliki aliansi pertahanan
FPDA yang anggotanya juga Inggris, Australia,
Singapura, dan Selandia baru.
Jika malaysia mengaktifkan klausul, serangan
terhadap satu negara anggota akan merupakan
serangan terhadap anggota aliansi lainnya, maka
kita bisa dikeroyok empat negara lainnya.
Belum lagi Inggris yang juga anggota NATO,
dalam artikel 5 nya juga memiliki klausul yang
hampir sama dengan FPDA.
Memang ada pendapat bahwa itu kan perjanjian
tahun 1970-an yang pasti memiliki konteks yang
berbeda. Tapi menurut saya, sepanjang klausul
dalam aliansi pertahanan itu belum dicabut, tetap
masih berlaku.
Apalagi setelah 30 tahun berdirinya aliansi ini
mereka semakin memantapkan kerja samanya di
bidang keamanan.
Apa yang harus dilakukan untuk mengakhiri
konflik ini?
Konflik bisa diakhiri jika kedua negara saling ada
respek dan menghargai. Selama ini kasus dengan
Malaysia dengan persoalan perbatasan saja sudah
berulang kali terjadi. Tahun 2009 ada 14 kasus
2010 ada 11 kasus, belum lagi urusan lain.
Saya pikir, perlu ada terapi kejut untuk Malaysia,
entah itu dalam bidang ekonomi, melalui
pembatasan-pembatasan yang dilakukan atau
warning keras lainnya.
Terapi kejut ini memperingatkan agar Malaysia
memiliki respek sebagai negara yang bertetangga.
Kedua, mengaktifkan forum Asean. Selama ini
forum Asean terkesan mandul. Tidak ada
terobosan strategis yang dilakukan satu dekade
ini. terutama untuk menyelesaikan perselisihan
antar anggotanya.
Persoalan perbatasan juga persoalan
pembangunan diplomatikyang tangguh dan kuat.
Sebaiknya dilakukan pemerintah dalam
pertemuan RI-Malaysia 6 September nanti. Pada
pertemuan tersebut perlu mendesakkan
semangat nasionalisme Indonesia ke dalam
kebijakan luar negeri kita. (hs)